SIDAKPOST.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus memperkuat hubungan bilateral dengan Arab Saudi, khususnya di bidang kebudayaan. Upaya ini ditandai dengan pertemuan antara Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas berbagai peluang kerja sama strategis guna memperkuat diplomasi budaya dan kolaborasi industri kreatif. Indonesia dan Arab Saudi diketahui telah menjalin hubungan persahabatan selama lebih dari tujuh dekade, yang menjadi landasan kuat dalam pengembangan kerja sama lintas sektor budaya.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mempererat hubungan bilateral melalui penguatan sektor kebudayaan. Ia juga menyampaikan bahwa pembentukan Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian mandiri merupakan langkah strategis dalam memajukan kebudayaan nasional.
Selain itu, kedua pihak turut membahas rencana kunjungan Menteri Kebudayaan Arab Saudi, Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan Al Saud, ke Indonesia dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk memperbarui Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama kebudayaan yang akan berakhir pada 2027.
Di tingkat global, Indonesia juga mengharapkan dukungan Arab Saudi dalam pencalonan sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030. Dukungan ini dinilai penting untuk memperkuat upaya pelestarian warisan budaya dunia.
Tak hanya itu, kedua negara menjajaki peluang kerja sama di sektor industri budaya, termasuk perfilman. Kolaborasi ini mencakup potensi produksi film bersama serta penyelenggaraan festival film internasional, seperti Red Sea Film Festival di Jeddah dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) di Yogyakarta.
Pemerintah Indonesia berharap sinergi yang terjalin dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ekosistem kebudayaan di kedua negara, sekaligus memperkuat posisi budaya sebagai jembatan diplomasi internasional. (**)
Editor: Madi





