3. Tidak Bersyukur atas Nikmat yang Ada
Keinginan untuk mendapatkan lebih banyak rezeki merupakan hal yang wajar. Namun, jangan sampai keinginan tersebut membuat seseorang lupa terhadap nikmat yang sudah dimiliki.
Bersyukur bukan berarti berhenti bekerja atau tidak boleh memiliki cita-cita. Sebaliknya, rasa syukur dapat membuat seseorang lebih menghargai hasil kerja dan menggunakan nikmat yang dimiliki dengan baik.
Rezeki juga tidak selalu berbentuk uang. Kesehatan, keluarga, pekerjaan, kesempatan, ilmu dan ketenangan hidup merupakan nikmat yang patut disyukuri.
4. Terlalu Banyak Mengeluh dan Putus Asa
Kesulitan ekonomi dapat membuat seseorang merasa lelah. Namun, terus-menerus mengeluh hingga kehilangan harapan bukanlah sikap yang dianjurkan.
Seorang Muslim tetap diperintahkan untuk berusaha sekaligus bertawakal. Ketika hasil belum sesuai harapan, evaluasi perlu dilakukan tanpa kehilangan keyakinan kepada Allah.
Kesulitan hari ini tidak selalu menggambarkan keadaan seseorang untuk selamanya.
5. Mengabaikan Hak Orang Lain
Dalam mencari penghasilan, seseorang perlu memperhatikan hak orang lain.
Misalnya, tidak mengurangi timbangan, tidak menipu pelanggan, tidak mengambil keuntungan secara zalim dan tidak menggunakan harta orang lain tanpa hak.
Larangan mengambil harta dengan cara batil menunjukkan bahwa Islam memberikan perhatian besar terhadap kejujuran dalam urusan ekonomi.
Penghasilan yang terlihat besar belum tentu membawa keberkahan apabila diperoleh dengan merugikan orang lain.
6. Menghamburkan Harta demi Gengsi
Keinginan untuk terlihat sukses terkadang membuat seseorang membeli sesuatu di luar kemampuan.
Gonta-ganti barang hanya demi mengikuti tren, memaksakan gaya hidup atau berutang untuk memenuhi gengsi dapat membuat kondisi keuangan semakin berat.
Islam mengajarkan keseimbangan. Dalam Surah Al-Isra ayat 29, manusia diingatkan agar tidak terlalu kikir, tetapi juga tidak menghamburkan harta hingga akhirnya berada dalam keadaan tercela dan kesulitan.
Karena itu, hidup sesuai kemampuan menjadi salah satu cara menjaga keuangan tetap sehat.









