- Bersikap jujur dalam perkataan dan perbuatan.
- Tidak membeda-bedakan seseorang karena status sosial, suku, maupun agama.
- Memberikan hak setiap orang sesuai porsinya.
- Menjadi penengah yang objektif ketika terjadi perselisihan.
- Berlaku adil kepada anak-anak dan anggota keluarga.
Sebaliknya, ketidakadilan dapat menimbulkan permusuhan, hilangnya kepercayaan, serta berbagai konflik di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Islam mengajarkan agar setiap keputusan didasarkan pada kebenaran, bukan pada hawa nafsu atau kepentingan pribadi.
Dengan membiasakan diri berlaku adil, seorang Muslim tidak hanya menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, tetapi juga memperoleh ridha Allah SWT. Keadilan menjadi fondasi terciptanya kehidupan yang harmonis, damai, dan penuh keberkahan.
Sumber:
- https://quran.nu.or.id/an-nahl/90 (QS. An-Nahl Ayat 90)
- https://islam.nu.or.id/tafsir/tafsir-surat-an-nisa-ayat-135-keadilan-sebagai-pilar-utama-dalam-islam-wFZTx (Tafsir QS. An-Nisa Ayat 135)
- https://www.nu.or.id/opini/islam-dan-keadilan-sosial (Artikel “Islam dan Keadilan Sosial”)
Editor: Madi








