“Mahasiswa Jambi yang berada di Sumbar merupakan sama-sama perantauan, pendatang ini tentu butuh saudara, butuh silaturahmi antar sesama daerah, jadi Permaja inilah wadahnya. Tempat saling silaturahmi dengan teman seperjuangan di perantauan, karena kita merantau ini yang pertama kali kita cari adalah teman atau saudara, maka inilah Permaja tempat kita,” lanjutnya.
Haris juga berpesan kepada seluruh mahasiswa Jambi yang sedang kuliah di Sumbar agar rajin tetap semangat dan serius dengan tujuan utamanya yakni menuntut ilmu.
Permaja ini harus mampu menjadi pemersatu antara kita semua, dari Kabupaten, Kerinci, Merangin, Sungai Penuh, Tanjabtim, Tanjabar, Sarolangun, Bungo, Tebo, Muaro Jambi dan Kota Jambi mahasiswa Jambi di Sumbar ini.
“Ingatlah sesini menimpa ilmu memperkaya khasanah ilmu, banyak ilmu dari Sumbar ini yang perlu kita pelajari, budaya, dagang dan mengelola wisata. Jadi kita belajar raih ilmu itu, kita terapkan di wilayah kita masing masing,” katanya.
” Disini juga hadir kepala dinas Pendidikan Provinsi Jambi dan Kabit PUPR Provinsi Jambi, karena di daerah lain sudah ada dibangun asrama mahasiswa, tempat berkumpul, belajar, jadi di Sumbar ini perlu kita bangun, tadi saya sudah perintahkan Dinas Pendidikan dan PUPR untuk mencarikan lokasi dan bangun, melihat mahasiswa Jambi cukup banyak di Sumbar perlu segera dibangun asrama bang siswa, “sambungnya.
Selain itu Al Haris ingatkan mahasiswa Jambi jangan ada siswa sampai DO karena biaya.
“Saya tidak mau ada mahasiswa Jambi di DO karena tidak ada biaya, kita harus berani terus terang, mereka mampu kita punya bea siswa bagi mereka yang tidak mampu,” pungkasnya.







