Sumbar  

Pemprov Sumbar Siapkan Rp20 Miliar Perbaiki Jalan Simpang Gudang Manggopoh–Padang Luar di Agam

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat memberikan keterangan terkait alokasi anggaran Rp20 miliar untuk perbaikan ruas jalan provinsi Simpang Gudang Manggopoh–Padang Luar di Kabupaten Agam. Foto: Rizki

SIDAKPOST.ID, PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk memperbaiki ruas jalan provinsi Simpang Gudang Manggopoh–Padang Luar di Kabupaten Agam. Anggaran tersebut dipastikan telah tersedia dan pengerjaan akan dimulai setelah proses pengadaan selesai.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan perbaikan jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah karena ruas tersebut merupakan jalur strategis yang menunjang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Menurut Mahyeldi, pemerintah memahami harapan masyarakat agar jalan yang rusak segera diperbaiki. Namun, seluruh proses pelaksanaan tetap harus mengikuti mekanisme yang berlaku agar pekerjaan berjalan sesuai aturan dan menghasilkan kualitas yang baik.

“Sebagai Gubernur, saya memahami keluhan masyarakat dan para pengguna jalan. Pemerintah Provinsi tentu ingin segera memperbaiki ruas jalan tersebut, namun seluruh proses harus melalui tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara baik dan akuntabel,” ujar Mahyeldi di Padang, Minggu (6/7/2026).

Baca Juga :  Owner Athaya Garden Muluskan Jalan di 4 Dusun dengan Biaya Sendiri

Ia menjelaskan, anggaran Rp20 miliar tersebut dibagi ke dalam dua paket pekerjaan. Paket pertama senilai Rp6 miliar dialokasikan untuk penanganan ruas Simpang Gudang Manggopoh hingga Lubuk Basung yang saat ini masih dalam proses tender.

Sementara paket kedua sebesar Rp14 miliar akan difokuskan untuk memperbaiki ruas jalan yang mengalami longsor dan amblas di kawasan Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, termasuk sejumlah titik rawan lainnya.

“Anggarannya sudah tersedia. Setelah proses tender selesai, InsyaAllah pengerjaannya akan segera dimulai,” tegasnya.

Sebelum proyek besar tersebut dilaksanakan, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) III Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) telah melakukan penanganan sementara berupa penambalan badan jalan serta perbaikan jembatan di kawasan Lubuk Basung.

Mahyeldi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung proses pembangunan agar pekerjaan dapat berlangsung lancar sesuai jadwal.

Baca Juga :  Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Ini Pesan Wakil Wali Kota Pariaman

Ruas jalan Simpang Gudang Manggopoh–Padang Luar memiliki panjang sekitar 69,43 kilometer dan menjadi jalur penghubung sejumlah wilayah penting di Kabupaten Agam, seperti Lubuk Basung, Maninjau, Kelok 44, Matur, IV Koto hingga Banuhampu. Jalur ini memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas warga, distribusi logistik, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Mahyeldi, kerusakan jalan di kawasan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari usia jalan, tingginya volume kendaraan bertonase besar, hingga kondisi geografis yang rawan bencana seperti longsor dan amblas.

“Sering kali setelah satu titik selesai ditangani, muncul kerusakan baru di lokasi lain akibat bencana alam. Bahkan ada ruas yang sebelumnya sudah diperbaiki kembali rusak karena longsor. Karena itu, penanganannya dilakukan secara bertahap sesuai tingkat kerusakan dan kemampuan anggaran yang tersedia,” pungkasnya. (Rar)