JMSI Jambi: Tidak Ada Tim Investigasi, Waspadai Oknum Diduga Catut Nama Organisasi

Ilustrasi oknum yang mengatasnamakan tim investasi JMSI Jambi peras salah satu Yayasan Pendidikan. Foto : AI

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jambi mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap oknum yang diduga mencatut nama organisasi untuk melakukan tindakan pemerasan.

Peringatan tersebut disampaikan setelah JMSI Jambi menerima laporan dari masyarakat terkait seseorang yang mengaku sebagai pengurus JMSI dan diduga meminta sejumlah uang kepada pihak tertentu dengan cara mengintimidasi.

Berdasarkan laporan yang diterima, oknum tersebut mengaku bernama Darsani, SH, MH dan mengklaim dirinya sebagai Ketua Tim Investigasi JMSI Provinsi Jambi.

Ia disebut menghubungi Kepala Yayasan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mandiri di Desa Semaran, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun melalui aplikasi WhatsApp.

Baca Juga :  JMSI Jambi Siap Ciptakan Pilkada Damai

Tak hanya mengirimkan kartu identitas (ID Card) yang mengatasnamakan JMSI, oknum tersebut juga mengirimkan draft laporan yang ditujukan kepada Kejaksaan Negeri Sarolangun dengan mencatut nama Ketua JMSI Provinsi Jambi.

Korban diduga terus dihubungi hingga larut malam dan diminta menyerahkan sejumlah uang melalui rekening atas nama pribadi yang bersangkutan.

Selain itu, pelaku juga diduga mencatut alamat salah seorang pengurus JMSI Provinsi Jambi di kawasan Jalan AR Saleh, Kelurahan Paal Merah, Kota Jambi, dan mengklaimnya sebagai kantor JMSI Provinsi Jambi guna meyakinkan korbannya.

Baca Juga :  Gawat !! Diduga Limbah Medis Dibuang di TPA Tiyuh Penumangan

Ketua JMSI Provinsi Jambi, Maskun Sopwan, menegaskan bahwa nama yang bersangkutan tidak tercatat sebagai pengurus maupun anggota resmi JMSI.

“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pihak yang mengatasnamakan JMSI Provinsi Jambi dan kami menduga telah melakukan upaya pemerasan,” kata Maskun Sopwan dalam rapat pengurus JMSI Provinsi Jambi di Kota Jambi, Senin (8/6/2026).