SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pendakwah nasional Abdul Somad mengingatkan umat Islam agar tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT meskipun berkali-kali terjatuh dalam perbuatan maksiat.
Pesan tersebut disampaikan UAS dalam kajian bertajuk “Tobat Maksiat, Tobat Lagi Maksiat Lagi” yang tayang melalui kanal resmi Ustadz Abdul Somad Official.
Dalam ceramahnya, UAS menjelaskan bahwa manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Karena itu, pintu tobat selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan penuh penyesalan dan kesungguhan.
Menurutnya, seseorang yang sudah bertobat lalu kembali terjerumus ke dalam maksiat tidak boleh menyerah dan merasa dirinya tidak layak mendapatkan ampunan Allah. Sebaliknya, ia harus segera bangkit dan kembali memohon ampun kepada-Nya.
“Jangan karena jatuh lagi lalu berhenti bertobat. Setiap kali berbuat dosa, segeralah kembali kepada Allah,” pesan UAS dalam kajian tersebut.
Ia menegaskan bahwa salah satu tipu daya setan adalah membuat seseorang merasa putus asa setelah melakukan kesalahan berulang kali. Akibatnya, orang tersebut memilih menjauh dari ibadah dan enggan kembali ke jalan yang benar.
Padahal, kata UAS, Allah SWT Maha Pengampun dan Maha Penyayang terhadap hamba-Nya yang sungguh-sungguh ingin memperbaiki diri. Karena itu, seorang Muslim harus terus berusaha melawan hawa nafsu dan tidak berhenti mengetuk pintu ampunan Allah.
Dalam kajian tersebut, UAS juga mengajak umat Islam untuk menjadikan setiap kegagalan dalam meninggalkan maksiat sebagai pelajaran agar semakin kuat dalam menjaga diri. Proses hijrah, menurutnya, membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan perjuangan yang terus-menerus.
Ia menekankan bahwa yang terpenting bukanlah seberapa sering seseorang jatuh, melainkan seberapa besar kemauannya untuk bangkit dan kembali kepada Allah SWT.
Kajian ini menjadi pengingat bahwa tobat adalah bagian dari perjalanan seorang hamba menuju kebaikan. Selama hayat masih dikandung badan dan pintu tobat belum tertutup, setiap Muslim memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.









