Harga Emas Antam Kembali Menguat, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,75 Juta

Emas batangan Antam berbagai ukuran dipajang di gerai Logam Mulia sebagai ilustrasi pergerakan harga emas hari ini. Foto: Madi

SIDAKPOST.ID, BUNGO — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Kamis (28/5/2026). Berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia, harga emas di sejumlah pecahan kompak mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Pada perdagangan hari ini, emas batangan ukuran 1 gram tercatat dijual di level Rp2.754.000. Sementara itu, pecahan 0,5 gram dipatok sebesar Rp1.427.000. Untuk ukuran 5 gram, harga berada di angka Rp13.545.000, sedangkan 10 gram mencapai Rp27.035.000.

Kenaikan juga terjadi pada pecahan menengah hingga besar. Emas 25 gram dijual Rp67.462.000, kemudian 50 gram berada di level Rp134.845.000. Adapun 100 gram tercatat menembus Rp269.612.000.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Naik ke Rp2,82 Juta per Gram Hari Ini

Sementara itu, untuk investasi skala besar, emas 250 gram dipasarkan seharga Rp673.765.000, dan pecahan 500 gram mencapai Rp1.347.320.000. Adapun emas 1.000 gram atau 1 kilogram dibanderol hingga Rp2.694.600.000.

Selain harga dasar, Logam Mulia juga merilis harga setelah pajak penghasilan (PPh 0,25 persen). Untuk emas 1 gram, harga setelah pajak tercatat sebesar Rp2.760.885.

Kondisi ini menunjukkan tren penguatan harga emas di pasar domestik yang umumnya dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat sebagai aset lindung nilai.

Baca Juga :  Wabup Apri Salurkan Bansos Bagi 573 KK di Sungai Arang

Salah satu pecinta emas di Kabupaten Bungo, Ibu Mely, mengaku kenaikan harga emas justru semakin memperkuat minat masyarakat untuk berinvestasi logam mulia.

“Kalau saya melihat emas itu investasi paling aman untuk jangka panjang. Walaupun harganya naik turun, tapi nilainya tetap stabil dan cenderung terus meningkat. Jadi sekarang kalau ada rezeki lebih, saya lebih memilih beli emas,” ujar Mely. (Sum)