Liverpool Dipermalukan Aston Villa 2-4, Arne Slot Soroti Lemahnya Set-Piece

Tangkapan layar konferensi pers awal pelatih Liverpool, Arne Slot, usai laga kontra Aston Villa. Foto: Madi

SIDAKPOST.ID, BIRMINGHAM – Liverpool harus pulang dengan tangan hampa usai takluk 2-4 dari Aston Villa dalam laga tandang terakhir mereka di musim Premier League. Kekalahan ini membuat peluang The Reds untuk menutup musim dengan posisi lebih baik semakin berat.

Berdasarkan pantauan Sidakpost.id, Liverpool sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Morgan Rogers di babak pertama. Memasuki paruh kedua, kapten Virgil van Dijk berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan.

Namun momentum itu gagal dipertahankan. Aston Villa kembali unggul lewat dua gol Ollie Watkins serta brace John McGinn yang membuat tuan rumah menjauh. Van Dijk sempat mencetak gol kedua di masa injury time, tetapi Liverpool tetap harus mengakui keunggulan Villa dengan skor akhir 4-2.

Pelatih kepala Liverpool, Arne Slot, mengaku kecewa dengan hasil tersebut karena timnya sangat membutuhkan kemenangan.

Baca Juga :  Raphinha Bawa Kemenangan FC Barcelona 1-0 atas Benfica Meski Bermain dengan 10 Pemain

“Ini sangat merusak karena kami membutuhkan kemenangan. Sekarang situasinya jelas, kami harus menang di laga berikutnya jika ingin menentukan nasib sendiri,” ujar Slot usai pertandingan.

Menurutnya, Liverpool sebenarnya sempat memiliki peluang untuk mengendalikan pertandingan. Namun setelah kebobolan gol kedua, permainan timnya langsung kehilangan ritme.

“Ada periode setelah skor menjadi 2-1 di mana kami benar-benar kesulitan menemukan momentum lagi. Itu fase paling sulit dalam pertandingan,” katanya.

Slot juga menyoroti lemahnya pertahanan Liverpool dalam mengantisipasi bola mati. Ia menilai masalah yang sama terus berulang sepanjang musim.

“Kami mencetak dua gol dari set-piece, biasanya itu cukup untuk mendapatkan hasil bagus. Tapi kami malah kebobolan tiga gol dari situasi serupa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kesalahan kecil dalam laga besar kerap menjadi pembeda. Slot bahkan menyebut kekalahan dari Manchester United, Chelsea, hingga Aston Villa memiliki pola serupa.

Baca Juga :  Drama Menit Terakhir — Villa Bungkam Arsenal 2-1

Meski demikian, pelatih asal Belanda itu tetap optimistis Liverpool bisa bangkit musim depan. Ia menilai banyak faktor yang membuat performa tim belum maksimal, termasuk badai cedera yang menghantam skuad.

“Jika Anda kehilangan sembilan pemain inti dalam satu musim, tentu itu berdampak besar. Kami tahu apa yang harus diperbaiki dan saya percaya musim depan bisa jauh lebih baik,” tegasnya.

Slot juga memberi kabar terbaru terkait kondisi striker Alexander Isak yang disebut memiliki peluang tampil pada laga terakhir musim ini melawan Brentford.

Menurutnya, Isak sempat mengalami cedera patah kaki setelah melewatkan pramusim sehingga tim medis harus berhati-hati dalam proses pemulihannya.

“Saya berharap dia sudah bisa kembali berlatih pekan ini, tetapi saya belum bisa memberi jaminan,” tutup Slot. (Sum)