Eks Deputi BI Paparkan Proyeksi dan Tantangan Ekonomi Indonesia 2026

Tangkapan layar Mirza Adityaswara saat menjadi narasumber dalam program “To The Point Aja” yang ditayangkan SindoNews, dari video YouTube berjudul “Eks Deputi BI Bongkar Skenario Ekonomi Indonesia 2026 | To The Point Aja 21/03”. Foto: Madi

SIDAKPOST.ID, JAKARTA — Mantan Deputi Bank Indonesia, Mirza Adityaswara, memaparkan sejumlah skenario ekonomi Indonesia pada 2026 dalam program “To The Point Aja” yang ditayangkan SindoNews, Kamis (20/3).

Dalam pemaparannya, Mirza menyebut kondisi ekonomi global masih menjadi faktor utama yang memengaruhi perekonomian nasional. Ia menilai ketidakpastian global, termasuk potensi konflik geopolitik dan arah kebijakan suku bunga internasional, dapat menekan stabilitas ekonomi Indonesia.

Menurut dia, nilai tukar rupiah berpotensi mengalami tekanan jika arus modal keluar meningkat, terutama saat kebijakan moneter negara maju seperti Federal Reserve masih ketat.

Baca Juga :  Indonesia Resmi Bergabung dengan BRICS: Peluang dan Tantangan di Depan Mata

Mirza juga menyoroti kondisi fiskal pemerintah yang dinilai menghadapi tantangan, terutama jika terjadi kenaikan harga komoditas energi dunia. Dalam skenario tertentu, tekanan tersebut dapat berdampak pada defisit anggaran dan stabilitas makroekonomi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil di tengah ketidakpastian global. Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada di kisaran moderat, sejalan dengan berbagai proyeksi pemerintah yang menargetkan sekitar 5 persen pada 2026.

Baca Juga :  Tekan Laju Inflasi, Forkopimda Panen Bawang Merah

Lebih lanjut, Mirza mengingatkan perlunya penguatan sektor domestik, termasuk peningkatan investasi dan daya saing industri, agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada faktor eksternal.

Ia menegaskan bahwa respons kebijakan yang tepat dari pemerintah dan otoritas moneter akan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional ke depan. (Sum)

Sumber: YouTube SindoNews, “Eks Deputi BI Bongkar Skenario Ekonomi Indonesia 2026 | To The Point Aja 21/03”.