Tebo  

Bupati Tebo Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian, di Kementerian Pertanian RI

Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, bersama jajaran kepala daerah dan pejabat pemerintah daerah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian RI. Foto: Lalu

SIDAKPIST.ID, JAKARTA – Bupati Tebo Agus Rubiyanto,SE,MM menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian yang dilaksanakan di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian RI Jakarta pada Senin, 20 April 2026 kemarin

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan dihadiri sekitar 170 Bupati se-Indonesia, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sektor pertanian nasional.

Rakornas ini menjadi forum strategis dalam percepatan program ketahanan pangan nasional, sejalan dengan target Indonesia menjadi raksasa pangan dunia pada tahun 2027.

Baca Juga :  Peduli Palestina Relawan Al Aqsho Tebo Turun ke Jalan Galang Dana

Dalam arahannya, Menteri Pertanian menegaskan pentingnya peran aktif kepala daerah dalam mengawal program pertanian di wilayah masing-masing, sehingga kehadiran para Bupati tidak diwakilkan.

” Selain itu, pemerintah pusat juga mengumumkan dukungan besar bagi sektor pertanian berupa bantuan hibah senilai Rp9,95 triliun dalam bentuk tanaman dan pupuk organik gratis bagi petani. ” Ujar Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.

Bupati Tebo Agus Rubiyanto menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tebo menyambut baik pelaksanaan Rakornas ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya dalam menghadapi tantangan kekeringan lahan pertanian.

Baca Juga :  Serahkan 376 SK PPPK, Bupati Tebo: Disiplin dan Etos Kerja untuk Pelayanan Masyarakat

“ Rakornas ini menjadi momentum penting bagi daerah untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat. Kabupaten Tebo siap mendukung penuh program mitigasi kekeringan, termasuk optimalisasi lahan pertanian, pemanfaatan teknologi, serta pendampingan kepada petani agar produktivitas tetap terjaga,” ujar Bupati.

Imbuh Bupati, dirinya menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah yang harus terus dijaga keberlanjutannya.