Irwan Efendy Sosok Sang Perancang Sirkuit Permanen Grasstrack Tebing Tinggi Tanah Sepenggal Lintas

Sirkuit Permanen Grasstrack Rt. Penantian, berlokasi di Simpang Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Istimewa

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kabar membanggakan datang dari dunia balap motorcross, di mana kini telah berdiri Sirkuit Permanen Grasstrack Rt. Penantian, berlokasi di Simpang Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Kehadiran sirkuit ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan olahraga balap tanah di wilayah tersebut. Sirkuit Rt. Penantian dibangun di atas lahan milik H. Haerun, sosok yang dikenal sebagai pensiunan pendidik sekaligus pecinta balap grasstrack.

Dengan konsep sirkuit permanen, lintasan ini dirancang secara matang agar mampu menyuguhkan karakter trek yang menantang, aman, dan kompetitif, sehingga layak digunakan untuk event berskala daerah hingga nasional.

Baca Juga :  Fraksi Dewan Muaro Jambi Sampaikan Pandangan Umum atas RAPBD 2023

Irwan Efendy, CEO Sekawan Production, sebagai perancang sekaligus pengawas pembangunan lintasan tersebut, memastikan setiap detail layout trek benar-benar diperhitungkan, mulai dari alur lintasan, kontur tanah, hingga titik-titik teknis yang mampu menguji skill para crosser.

“ Kami ingin menghadirkan sirkuit yang bukan hanya enak ditonton, tetapi juga nyaman dan menantang bagi pembalap. Karena itu, dalam proses pembuatannya kami terus berdiskusi dengan para pelaku grasstrack,”ujar Irwan.

Baca Juga :  Upacara Virtual Hut TNI ke-75 ”Sinergi Untuk Negeri”

Tak hanya berorientasi pada dunia balap, kehadiran Sirkuit Rt. Penantian juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

H. Haerun menegaskan bahwa geliat event grasstrack nantinya dapat menjadi penggerak roda ekonomi lokal. Mulai dari penyediaan penginapan sementara di rumah warga, hingga peluang usaha kuliner dan jasa lainnya selama event berlangsung.

“ Dengan adanya sirkuit ini, kami berharap masyarakat sekitar bisa ikut merasakan manfaatnya. Balapan datang, ekonomi bergerak,” ungkap H. Haerun.