TMMD Rawat Surau Tuo, Bukti Sejarah yang Terus Mendidik Generasi Muda

Guru Mengaji Langgar Nurul Fajri, Drs Isa Ansori saat diwawancarai di Desa Tanjung Agung. Foto : Sari

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Bagi anak-anak yang setiap hari belajar mengaji di surau tua Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0416/Bute menghadirkan perubahan yang nyata.

Rehabilitasi tempat wudhu dan MCK tak sekadar memperbaiki bangunan, tetapi memudahkan generasi muda menjalankan ibadah dengan lebih nyaman.

Sebelum direhabilitasi, kondisi tempat wudhu yang sudah menua kerap menyulitkan anak-anak maupun warga yang hendak beribadah.

Kini, sarana yang lebih layak membuat aktivitas berwudhu menjadi lebih mudah, sekaligus mendukung kegiatan mengaji yang setiap hari berlangsung di surau tersebut.

Baca Juga :  Prajurit Kodim 0416/Bute, Gelar Latihan Tempur

Guru mengaji Surau Tuo, Drs. Isa Ansori, mengatakan bangunan surau yang berdiri sejak 1960 itu telah menjadi tempat lahirnya banyak generasi yang kemudian sukses di berbagai bidang.

Meski bangunan utama tetap dipertahankan sebagai warisan sejarah desa, fasilitas pendukungnya baru kali ini mendapat sentuhan perbaikan yang signifikan.

“Saya sudah lama mengajar mengaji anak-anak di surau ini. Rehabilitasi yang dilakukan prajurit TNI melalui TMMD memberi manfaat yang sangat besar, bukan hanya bagi anak-anak, tetapi juga masyarakat dan para pengguna jalan yang singgah untuk menunaikan salat karena letak surau ini berada di jalur poros menuju Rantau Pandan,” kata Ansori, Minggu (2/8/2026).

Baca Juga :  DTPHP Provinsi Jambi dan Kodam II/ Sriwijaya Teken MoU Terkait Program Pembangunan Pertanian

Menurut Ansori, selama tiga tahun terakhir warga merasakan keterbatasan fasilitas tempat wudhu yang layak.

Kehadiran TMMD akhirnya menjawab kebutuhan tersebut. Ia menilai perbaikan itu akan menjadi investasi jangka panjang bagi pembinaan generasi muda yang setiap hari belajar mengaji di surau tua tersebut.