Lanjut Ikawa, untuk perangkap yang lain sudah terpasang itu tetap akan di pantau beberapa hari kemudian. Semua itu, untuk memastikan apakah masih ada harimau yang lain atau tidak.
“Kita berharap tidak ada lagi harimau yang lain berkeliaran disekitar lokasi kejadian. Dengan seperti itu masyarakat yang ingin pergi ke kebun sudah aman, oleh karena itu tetap kita pantau terus,” tutupnya.
Tim yang turun terdiri dari, Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 BKSDA Provinsi Jambi, H. Udin Ikhwanuddin, KPHP Unit 24.5.6 Merangin, Kapolsek Sungai Manau, Babinsa Marus, BKSDA Resor Bungo-Merangin, TNKS dan FFI. (zek)









