Selain itu, kata Zainadi berdasarkan rilis BMKG Jambi bahwa kabupaten Bungo secara umum akan mengalami hujan intensitas sedang dan sebagain wilayah mengalami hujan lebat.
“Untuk daerah aliran sungai (DAS) batang Bungo adanya ancaman bencana hidrometeorologi di jalur utama yang melintas di pemukiman dan pusat aktivitas masyarakat,” katanya.
Lanjut Zainadi, potensi ancaman juga teridentifikasi pada DAS Batang Pelepat, terutama pada bagian tengah hingga hilir DAS. Karakteristik wilayah yang relatif landai serta pemanfaatan lahan untuk permukiman dan pertanian meningkatkan kerentanan terhadap genangan akibat limpasan permukaan dan luapan sungai saat hujan intensitas tinggi.
Ancaman tambahan terdapat pada DAS Batang Tebo bagian hulu yang berada di wilayah Kabupaten Bungo. Meskipun tidak seluruh alur sungai berada dalam wilayah administrasi Kabupaten Bungo, segmen hulu yang berada di kawasan perbukitan berpotensi mengalami peningkatan aliran permukaan yang cepat.
Kondisi tersebut dapat memicu erosi dan longsor skala kecil pada lereng sungai serta meningkatkan kontribusi debit ke wilayah hilir.”Maka dari itu, diperlukan peningkatan kewaspadaan, pemantauan debit sungai secara intensif,” tutupnya. (sri)







