Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Jambi juga menyalurkan bantuan buku panduan Belajar Mandiri metode 30 menit bisa membaca Al-qur’an sebanyak 615 eksemplar untuk 41 penyuluh agama se-Kabupaten Muaro Jambi dan setiap penyuluh diberikan 15 buku.
Hesti Haris menilai keberlanjutan “Gerakan Jambi Bersholawat” menjadi langkah penting dalam menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat nilai spiritual masyarakat di tengah tantangan sosial saat ini.
“Program ini akan terus dilaksanakan sebagai wadah memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan mempererat ukhuwah Islamiyah masyarakat,” ucapnya.
Dalam kegiatan ini Hesti Haris juga menyampaikan pentingnya menjaga generasi muda dalam menghadapi tantangan perubahan zaman yang menggerus nilai norma dan etika.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentengi generasi muda, menjadi sarana edukasi spiritual untuk melindungi generasi penerus dari dampak negatif di era digital dan krisis akhlak,” tuturnya.
“Sholawat ini juga untuk memperkuat syiar Islam, juga mendorong sholawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan menjadikannya sebagai potensi wisata religi,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Muaro Jambi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Muaro Jambi Budhi Hartono, S.Sos, M.T menyatakan bahwa bersholawat bukan hanya sekedar menjadi program seremonial tapi merupakan ikhtiar bersama untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah serta memperkuat nilai-nilai keagamaan serta memperkuat ukhuwah di Islamiyah di dalam masyarakat.
“Melalui lantunan sholawat, kita berharap dapat membangun masyarakat yang religius, harmonis di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini, penguatan nilai-nilai spiritual menjadi sangat penting. Sebagai benteng moral bagi keluarga dan generasi kita,” ujar Bupati.








