Solar Subsidi Diduga “Dikavling” untuk Pelangsir, SPBU Senamat Jadi Sorotan

Terlihat aktivitas pengisian BBM solar di SPBU Senamat yang diduga lebih mengutamakan pelangsir. Foto : Ahmad

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Praktik dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi kembali mencuat. Kali ini, sorotan mengarah ke SPBU 23.372.15 di Dusun Senamat, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, yang diduga
“mengistimewakan” para pelangsir untuk menguasai Solar subsidi.

BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat luas. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan hal berbeda.

Di SPBU Senamat, Solar subsidi diduga hanya berputar di kalangan pelangsir, sementara masyarakat umum seolah tersisih.

Berdasarkan keterangan sumber, RH di lapangan, aktivitas pengisian Solar oleh mobil-mobil pelangsir terjadi hampir setiap hari tanpa hambatan.

Baca Juga :  Diarak Ribuan Pendukung, Jumiwan Aguza - Maidani Daftar ke KPU Bungo

Ironisnya, praktik ini berlangsung terang-terangan, meski aturan dari Pertamina jelas melarang penyalahgunaan BBM subsidi.

“Kalau mau lihat sendiri, datang saja ke SPBU Senamat. Hampir tiap hari yang antre itu mobil pelangsir, bukan masyarakat biasa,” ungkap RH seorang warga, Kamis (23/4/2026).

Warga juga menyoroti kejanggalan antrean di jalur Solar. Kendaraan pribadi hampir tak terlihat, justru didominasi mobil jenis Panther, Kijang, hingga truk PS yang diduga kuat milik para pelangsir.

Baca Juga :  AKBP Bram : Jelang Lebaran Mari Jaga Kamtibmas dan Cegah Kriminalitas

“Yang isi Solar itu ya itu-itu saja, mobil pelangsir. Jarang sekali kendaraan pribadi,” tambahnya.

Pantauan awak media memperkuat dugaan tersebut. Pasalnya, pada Kamis (23/04/2026), petugas SPBU terlihat lebih banyak melayani kendaraan pelangsir dibandingkan masyarakat umum. Situasi ini memunculkan dugaan adanya praktik “main mata” antara oknum petugas dan pelangsir.

Tak hanya itu, beredar pula isu adanya “uang galon” atau uang koordinasi (KR) yang diduga menjadi pelicin agar pelangsir tetap leluasa mengisi Solar subsidi dalam jumlah besar.