SMPN 27 Tebo Gelar MPLS dan Parenting, Hadirkan Psikolog Bahas Kesetaraan Gender dalam Pendidikan

Suasana kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dirangkai dengan seminar parenting bertema "Kesetaraan Gender dalam Bidang Pendidikan" di Aula SMP Negeri 27 Kabupaten Tebo, Desa Tegal Arum, Kecamatan Rimbo Bujang, Jumat (10/7/2026). Foto: Amir

SIDAKPOST.ID, TEBO – SMP Negeri 27 Kabupaten Tebo menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dirangkai dengan seminar parenting bertema “Kesetaraan Gender dalam Bidang Pendidikan”. Kegiatan berlangsung di aula sekolah di Desa Tegal Arum, Kecamatan Rimbo Bujang, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan menghadirkan psikolog Joni Miswanto, S.Psi., M.Hum. sebagai narasumber. Turut hadir Koordinator Lapangan Jaka Suyana, M.Si., Pengawas Sekolah Arum Sari Anastaria, S.Pd., S.Kom., pemerhati pendidikan Surya Iman, kepala sekolah, dewan guru, serta orang tua dan siswa baru kelas VII.

Kepala SMPN 27 Tebo, Warisnodiana, S.Pd., mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Hari Adat Melayu Jambi, Sekda Tebo : Sinkronisasi Diperlukan Program Kerja OPD

Menurutnya, parenting merupakan bagian penting dalam membangun kerja sama antara orang tua dan sekolah untuk mendukung perkembangan serta proses belajar peserta didik.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi antara orang tua dan guru dalam mendampingi serta mendukung proses belajar mengajar di sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Jaka Suyana menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dibuka SMP berskala nasional di Desa Tegal Arum.

Baca Juga :  Maraknya Kasus Bunuh Diri Ini Kata Psikolog

Ia mengimbau masyarakat yang memiliki anak berprestasi untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. “Calon peserta didik yang tidak lolos seleksi nantinya tetap dapat kembali mendaftar ke sekolah asal,” katanya.

Pemerhati pendidikan Surya Iman mengapresiasi pelaksanaan MPLS dan parenting di SMPN 27 Tebo. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai upaya memperkuat peran sekolah dan orang tua dalam mendukung pendidikan anak.