SIDAKPOST.ID, BUNGO – Siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 160/II Baru Balai Panjang, kecamatan Jujuhan, kabupaten Bungo, provinsi Jambi terpaksa belajar di lantai dengan meja seadanya.
Ironisnya, bukan hanya memprihatikan namun kondisi bangunan sekolah juga seperti tak terurus dan tidak tersentuh bantuan dari pemerintah. Pasalnya atap, plafon dan teras sekolah sudah rusak parah.
Plt Kepala sekolah Rosa Eriyani kepada sidakpost.id membenarkan 12 siswa kelas IV terpaksa belajar dilantai karena sarana dan prasarana menang tidak memadai. Seperti kursi meja dan sarana lainnya tidak ada.
“Benar, ada siswa kami belajar di lantai itu karena meja dan kursi tidak ada lagi ya kita sudah berusaha mengajukan agar sekolah kami bisa mendapat perhatian terkait meja, kursi hingga rehab beberapa gedung yang sudah rusak parah,” ungkap Rosa, Rabu (10/12/2205).
Ia juga menyebutkan, kondisi ini memang dari guru senior disini sudah lama karena dirinya baru dua tahun menjabat Plt kepala sekolah jadi mulai diusulkan agar sekolah bisa direhab dan sarana lainnya meja, Kursi ada yang baru sehingga bisa siswa belajar lebih nyaman.
“Siswa kelas IV ini memang tidak memiliki meja dan kursi, jadi kami terpaksa siswa kami terpaksa belajar di lantai. Kalau untuk pengajuan sudah kami sampaikan ke dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Bungo. Semoga tahun 2026 nanti bisa terealisasi,” harapnya.
Terpisah, Kadis Pendidikan Kabupaten Bungo Endri mengatakan semua usulan demi usulan akan dicari solusi terbaik agar semua sarana dan prasarana di sekolah bisa terpenuhi. Sekarang pihaknya fokus untuk mencari dana ke pusat kalau dana di daerah tidak cukup.







