“Kalau kepala desa sudah menyatakan siap mengamankan wilayahnya dari PETI, berarti apabila nanti masih ditemukan aktivitas PETI di Desa Teluk Langkap, kepala desa harus ikut bertanggung jawab secara moral dan memberikan penjelasan kepada publik,” tulis salah seorang netizen di media sosial.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Tebo, AKP Jecky Arman Putra, SH, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan razia gabungan tersebut.
“Kami sudah turun langsung ke lokasi bersama tim gabungan. Dari hasil pemantauan di lapangan tidak ditemukan aktivitas PETI yang beroperasi. Sepertinya kepala desa sudah menunjukkan sikap tegas terhadap aktivitas ilegal tersebut,” kata AKP Jecky.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Desa Teluk Langkap yang dinilai turut membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala desa yang selama ini membantu menjaga kondusivitas kamtibmas. Namun apabila ke depan kembali ditemukan aktivitas PETI seperti yang sempat viral, kami akan meminta keterangan langsung kepada Kepala Desa Teluk Langkap,” tegasnya. (adl)









