Pimpin Upacara di Lapas, Ini Pesan Dandim Letkol Dedy Pungky kepada Warga Binaan

Tampak Letkol Dedy Pungky Irawanto pimpin upacara di lapas kelas IIB Muara Bungo. Foto : Pendim

SIDAKPOST.ID, BUNGO  – Sinergi dan kolaborasi positif antara TNI AD dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bungo memberi energi positif kepada jajaran pegawai lapas dan para warga binaan.

Pasalnya, kehadiran Letkol INF Dedy Pungky Irawanto selaku Dandim 0416 /Bungo Tebo menambah perekat antara Kodim dan Lapas. Hal itu terlihat dalam upacara pengibaran bendera merah putih di halaman Lapas, Selasa (22/07).

“Kegiatan upacara ini merupakan bagian dari pembinaan mental dan karakter kebangsaan bagi warga binaan pemasyarakatan,” ujar Dandim Dedy Pungky (DP).

Baca Juga :  Hingga Larut Malam, Sejumlah Toko Buku di Bungo Diserbu Pembeli

Dikatakannya, pelaksanaan upacara bendera bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum untuk kembali menumbuhkan rasa cinta tanah air dan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan kembali pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara. Warga binaan sekalipun tetap memiliki peran sebagai warga negara yang baik, yang harus memahami nilai-nilai kebangsaan dan berkontribusi positif bagi lingkungan di sekitarnya,” ujar pria yang dikenal dengan julukan “BUTE26”.

Dandim juga menekankan bahwa status sebagai warga binaan Lapas tidak menghapus jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia, yang memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga keutuhan NKRI.

Baca Juga :  Ratusan UMKM Ikuti Webinar Literasi Digital di Bungo

“Oleh karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat nasionalisme, serta menjadi bekal moral saat kembali ke masyarakat kelak,” cetusnya.

Kepala Lapas Muara Bungo, Kameily, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi Dandim 0416/Bute sebagai inspektur upacara.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan dukungan dari Pak Dandim. Ini menjadi motivasi dan penyemangat bagi Warga Binaan sekaligus bentuk sinergi antar instansi yang positif,” ujar Kameily. (sri)