Ini menyusul bencana besar yang melanda wilayah Sumatera Barat pada Mei 2024 lalu. Dikatakannya, bantuan tersebut termasuk pembangunan tempat pengungsian sementara dan distribusi logistik darurat di berbagai Kabupaten dan Kota.
Ia menambahkan, koordinasi dan kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, serta elemen masyarakat adalah kunci utama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh dan menyeluruh.
Sementara, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Kepala BNPB ke Sumbar.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya gempa bumi yang kerap melanda wilayah Sumbar,” kata Vasko.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antara pusat dan daerah dalam hal penanggulangan bencana.
Ia berharap dengan digelarnya rakor ini dapat menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana yang efektif dan responsif.
Kolaborasi antara pemerintah pusat melalui BNPB dengan Pemprov Sumbar menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan daerah menghadapi tantangan kebencanaan.
“Koordinasi yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang responsif dan efektif ,” tuturnya. (rar)









