“Hanya ke Aceh Tengah yang masih terbatas akses daratnya, yang lain tidak ada masalah untuk jalur darat dan udara. Kita menemukan jalur-jalur di wilayah Aceh barat daya yang depotnya itu di Meulaboh,” kata dia.
“Secara bertahap kita komitmen dengan tim-tim terkait yang membuka jalur untuk terus mengoptimalkan pengiriman walaupun bukan pakai mobil tangki tapi mobil pick up dengan wadah yang kita bawa seperti toren ukuran satu ton. Meski di tengah keterbatasan dengan segala cara kami tempuh untuk distribusi BBM ke seluruh wilayah di Aceh,” terangnya.
Upaya penanganan darurat di wilayah Aceh juga masih terus berjalan, seperti perbaikan akses jalan dengan pengerahan alat berat, pembuatan jembatan bailey, pembersihan material longsor dan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi. (srn)







