Pemerintah dan Masyarakat Bekerja Sama Lakukan RHL di Lokasi Bencana

Pada kesempatan kali ini, Menteri Siti menyatakan bahwa Vetiver ini selain bermanfaat untuk pakan ternak dan mengusir hama, bagian akar vetiver juga bermanfaat mencegah longsor dan banjir, memperbaiki kualitas air, melindungi infrastruktur, hingga menyuburkan tanah.

“Di sini juga dilakukan penanaman vetiver (40.000 rumpun) dan agroforestry bersama masyarakat yang sudah mulai dilakukan sejak 27 Januari lalu”, ungkap Menteri Siti.

Menteri Siti melanjutkan, KLHK telah menyiapkan bibit tanaman sebanyak 80 ribu bibit yang terdiri dari 6 jenis pohon buah dan 6 jenis pohon kayu-kayuan. Berbagai bibit tanaman ini dibagikan gratis untuk masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Bungo Pastikan Stok Daging di Bulog Aman Jelang Lebaran

KLHK yang menjadi lead sector dalam upaya pemulihan lingkungan telah melakukan pembangunan Kebun Bibit Desa (KBD) di sekitar di beberapa lokasi. KBD dibangun masing-masing di Desa Harkatjaya, Sukamulih, Sipayung, dan Desa Pasir Madang. Masing-masing KBD akan memiliki kapasitas bibit sebanyak 60.000 bibit pertahun. KBD juga memudahkan masyarakat untuk memperoleh bibit guna melakukan penanaman hingga tingkat tapak.

Di sekitar lahan yang terjadi longsor beberapa waktu yang lalu, KLHK bersama pemerintah daerah dan masyarakat sekitar, melakukan penanaman berupa pohon-pohon keras diselingi dengan tanaman Vetiver yang akarnya berguna untuk mengikat dan menahan tanah dari longsor.

Baca Juga :  Mewakili Wabup Bungo, Zainadi Sambut Kunjungan Pengurus Kwarda Pramuka Jambi

Kegiatan RHL juga dilakukan dengan membuat bangunan Konservasi Tanah dan Air (KTA) berupa ekohidrolika atau bronjong penguat tebing, DAM penahan, Gully Plug, Instalasi Pemanenan Air Hujan (IPAH) serta penanaman agroforestri berupa Vetifer.

Bangunan KTA yang dibangun di Desa Harkatjaya antara lain DAM penahan sebanyak 2 unit, Gully Plug 2 unit, ekohidrolika 3 unit, dan penanaman dengan model agroforestri seluas 1,5 Hektare (Ha) dengan 600 batang bibit buah-buahan seperti nangka, durian, jambu bool, dan diselingi dengan tanaman Vetiver.