Kades Sungai Rambai Hayatul Azmi saat dikonfirmasi mengatakan pelaksanaan penjaringan atau penyaringan perangkat desa ini sudah dua kali dilaksanakan.
“Pertama dulu dilaksanakan penjaringan ini di Kantor Camat Tebo Ulu tapi sepertinya gagal, sekarang dilaksanakan penjaringan ini di kampus IAI Tebo,” katanya.
Terkait keberatan yang di sampaikan oleh ketua BPD desa Sungai Rambai, Kades Hayatul Azmi mengatakan bahwa selama menjadi Kades ketika melaksanakan rapat Ketua BPD itu jarang datang, ibaratnya 10 kali kita rapat ketua BPD itu paling 2 kali hadir, jadi disitu ketua BPD ini kurang tahu hasil rapat.
“Terkait dugaan permainan uang Rp 10 juta, maka kita melaksanakan penjaringan di Kampus IAI Tebo, supaya perangkat desa Sungai Rambai dapat yang kredibel, tidak ada kecurangan tidak ada pilih kasih dan ketika sudah lulus tes ini maka itulah perangkat desa yang terpilih membantu Kades bekerja kedepannya, ” ungkapnya. (adl)









