Dalam rakor tersebut, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin memaparkan mekanisme penanganan karhutla yang telah dilakukan di wilayah Jambi. Ia juga menjelaskan keberadaan pos-pos penanganan serta perkembangan titik api yang terpantau di sejumlah daerah.
Paparan itu menjadi bahan koordinasi untuk menentukan langkah cepat dalam menghadapi potensi maupun kejadian karhutla. Upaya tersebut mencakup pencegahan, deteksi dini, pemadaman hingga penanganan pascakebakaran.
Rakor dihadiri Wakil Gubernur Jambi, Danrem 042/Gapu, perwakilan Kapolda Jambi melalui Dirkrimsus Polda Jambi, Kajati Jambi, BMKG, Kalak BPBD, Manggala Agni, Bupati Muaro Jambi, Wali Kota Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Dandim 0415/Jambi, Kapolresta Jambi, serta kepala OPD Provinsi Jambi dan kabupaten/kota.
Kegiatan berlangsung di Markas Manggala Agni Daops Sumatera IX/Kota Jambi, Jalan Lingkar Barat Nomor 338, RT 05, Kelurahan Talang Gulo, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.
“Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengendalian karhutla di Jambi, sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan,” tukasnya. (Ais)









