Mau Ambil BLT di Kantor Desa, Seorang IRT Meninggal Dunia

Tampak Seorang IRT di Mamasa di Tandu dengan berjalan kaki karena menunggak dunia hendak menerima BLT di kantor Desa. Foto : sidakpost/Zakaria/dok penasultra.co.id

Tak berselang lama, Bhabinkamtibmas memanggil salah seorang dokter untuk memeriksa Arianti. Setelah diperiksa, Arianti dinyatakan meninggal dunia.

“Sempat diperiksa oleh dokter Wiska tapi sayang dia sudah meninggal dunia,”ucap Dedy, seperti dikutip dari penasulbar.co.id group JOIN News Network, pada Jumat (16/9).

Baca Juga :  Dampak Positif dari Kenaikan Harga BBM,  Masyarakat Terima BLT

Baca Juga :  Mahasiswi Unja Ditemukan Meninggal di Kamar Kost

Jelas Dedy, dari hasil pemeriksaan medis, didapatkan keterangan bahwa korban itu memiliki riwayat penyakit, sakit dada.

“Dari ciri-ciri penyakit, diduga korban meninggal akibat serangan jantung,”ujar Dedy.

Baca Juga :  Kodim 0416 Bute Salurkan BLT Migor Bagi KPM

Baca Juga :  Setelah Bagi Takjil JOIN Tebo, ORIK dan PP Gelar Buka Bareng Disabilitas dan Anak Yatim

Sementara Ludia warga yang beriringan dengan korban, menyebutkan saat berjalan korban tidak ada keluhan apapun.

“Namun saat tiba di sekitar lokasi, Korban pingsan setelah pingsan, korban dibawa ke dalam rumah warga,”katanya. (zek)