“Melalui momentum ini kita bersama dapat bekerja bersama dan bersinergi dari pusat hingga daerah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Yasona.
Sementara Presiden RI Ir HJoko Widodo dalam arahannya mengatakan selain hak sipil dan politik, hak sosial, ekonomi dan kultural wajib dijaga dan dilindungi dari sisi kepentingan masyarakat luas.
“Saya turun ke daerah menggali apa persoalan di masyarakat. Mendengar aspirasi. Keinginan untuk mengetahui secara detail kepentigan masarakat. Maka saya turun dan menggali daru hulu sampai hilir. Mengawasi, memonitor,” sebut Jokowi.
Dia mengayakan, dari hasil di lapangan, bahwa dilihat dari sisi kepentingan masyatakat, persoalannya bulan pada seberapa banyak yang diberikan pemerintah, tapi seberapa banyak yang dirasakan masyarakat.
“Kita harus bekerja nyata melakukan kegiatan nyata. Kegiatan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Jokowi.
“Kita apresiasi upaya semua pihak untuk penegakan prinsip penegakan HAM,
Gubernur, Bupati, Waklikota yang mengembangkan human right city’s yang mengembangkan daerh berwawasan HAM,” ucapnya.
“Denga kerja bersama kita wujudkan keadilan HAM, keadilan sosial. Selamat bekerja bersama membangun pondasi HAM untuk Indonesia makmur. maju dan sejahtera,” tutup Presiden.
Tampak hadir di acara itu Ketua Komnas HAM, perwakilan negara sahabat, sejumlah menteri kabinet kerja dan ratusan undangan lain. (zek)







