Pesantren tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga berperan sebagai benteng moral bagi para santri.
“Edukasi tentang bahaya narkoba, pencegahan bullying, dan pentingnya menjaga pergaulan merupakan bekal yang sangat berharga bagi mereka,” katanya.
Khairul berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat karakter generasi muda.
Melalui kegiatan ini, ia berharap para santri memiliki wawasan yang lebih luas dan mampu mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
“Sinergi antara lembaga keagamaan dan lembaga pendidikan perlu terus diperkuat untuk menciptakan generasi yang tangguh, berakhlakul karimah, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tutupnya. (asa)









