Bisnis  

Harga Emas Antam Melonjak di Awal Mei 2026, Investor Ritel Kembali Berburu Safe Haven

Ilustrasi emas logam mulia dengan bobot 100 gram. Foto: Instagram/@antamlogammulia

Strategi digitalisasi ini dinilai memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas, khususnya generasi muda yang mulai sadar pentingnya diversifikasi aset.

Beberapa investor ritel mengaku memilih membeli emas dalam pecahan kecil seperti 0,5 gram hingga 5 gram agar lebih fleksibel. Selain mudah dicairkan, nominal pembelian juga dinilai lebih terjangkau.

Potensi Harga Masih Menguat

Sejumlah analis memprediksi harga emas masih berpotensi naik apabila tekanan ekonomi global belum mereda. Namun demikian, investor tetap diminta berhati-hati terhadap volatilitas harga jangka pendek.

Baca Juga :  Wings Air Bakal Buka Rute Penerbangan Bungo - Jambi dan Kerinci

Bagi investor pemula, pembelian secara bertahap atau metode cicil investasi dinilai lebih aman dibanding membeli dalam jumlah besar sekaligus.

Di sisi lain, tingginya minat masyarakat terhadap emas juga mencerminkan meningkatnya kesadaran finansial masyarakat Indonesia. Investasi emas kini tidak lagi dipandang sebagai instrumen tradisional semata, tetapi telah menjadi bagian dari strategi pengelolaan keuangan modern.

Baca Juga :  Tren Investasi 2025: Sektor Teknologi dan Energi Terbarukan Dominasi Pasar

Daftar Harga Emas Antam 9 Mei 2026

  • 0,5 gram: Rp1.469.500
  • 1 gram: Rp2.839.000
  • 2 gram: Rp5.618.000
  • 3 gram: Rp8.402.000
  • 5 gram: Rp13.970.000
  • 10 gram: Rp27.885.000
  • 25 gram: Rp69.587.000
  • 50 gram: Rp139.095.000
  • 100 gram: Rp278.112.000
  • 250 gram: Rp695.015.000
  • 500 gram: Rp1.389.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.779.600.000

Kondisi ini memperlihatkan bahwa emas masih menjadi instrumen favorit masyarakat Indonesia dalam menjaga nilai aset di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. (Sum)