SIDAKPOST.ID, BUNGO – Gubernur Jambi Dr H Al Haris, didampingi Wakil Bupati Bungo H Safrudin Dwi Aprianto Kadis TPHP Bungo dan petani Porang menanam dengan sistem tumpang sari yang dipadukan dengan tanaman kacang tanah, kedelai dan sayuran, pada Jumat (24/12).
Ketua Petani Porang kabupaten Bungo Miftahul ikhlas menjelaskan, tanaman porang sekarang sudah menjadi tren di kalangan petani di beberapa daerah. Tak terkeculi di Bungo juga sedang dimulai.
“Karena memang, umbi-umbian porang dapat dimanfaatkan untuk pengganti nasi kedepannya. Karena nasi sendiri mengandung gula, sedangkan porang tidak. Ini sangat bagus bagi kesehatan,” ujar Miftahul.
Dikatakannya, dengan menanam porang, tentu masyarakat di kecamatan Bathin II Babeko bisa membudidayakan porang jadi peluang usaha yang menjanjikan untuk masa depan. Karena memang di Babeko masyarakatnya banyak pekerja PETI.
“Kami ingin mengajak seluruh warga di Babeko ini untuk memanfaatkan lahan tidur, untuk ditanam tanaman yang bisa menghasilkan uang. Salah satunya yang sedang kita lakukan yakni porang,”kata Miftahul, Sabtu (25/12/2021).
Porang juga bagus kata Miftahul ikhlas ditanam dengan sistem tumpang sari. Bisa ditanam di bawah sawit atau yang lainnya.”Kami sangat yakin dengan kerja keras dan kesungguhan maka kedepan porang ini akan meningkatkan ekonomi, “tutupnya.
Sementara itu, Gubernur Jambi H Al Haris sangat apresiasi semangat masyarakat untuk bertani menanam porang dengan sistem tumpang sari.
“Saya bangga dengan petani di Bungo berani tanam porang, saya yakin dan percaya, sesuatu yang di mulai pasti ada hasil nya, maka nya saya berharap jangan ragu-ragu lagi untuk memulai,” ujar Al Haris.







