Gandeng Stakeholder, BKKBN Jambi Optimalkan Promosi Kesehatan Anak

Pertemuan Optimalisasi Peran Serta Stakeholder dalam promosi kesehatan bagi anak/Foto : sidakpost.id (Ratna)

Salah satu masalah yang sering terjadi akibat kurangnya edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja yaitu terjadinya penyakit seksual menular, kehamilan di usia muda, hingga aborsi.

“Tanpa kita sadari remaja sekarang sudah banyak melakukan hubungan seksual ini berbahaya. Biasanya ini dampak dari kurangnya edukasi kita terhadap anak remaja, ini sangat berakibat fatal hingga remaja nekat melakukan aborsi yang membahayakan nyawa mereka sendiri,”tambahnya.

Bahkan kata Yuslindar, remaja tulang punggung negara. Untuk itu, pentingnya mengawal remaja menjadi keluarga yang berkualitas. Negara akan maju di dukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca Juga :  Dinahkodai Hj.Sumiyati Khilyatun Al Inayah, DPC IMDI Tebo Resmi Dikukuhkan
Baca Juga :  Kasrem 042/Gapu : Tahun Baru Islam 1441 H, Sebagai Momentum Peningkatan Iman dan Profesionalisme Prajurit

“Pengetahuan kesehatan reproduksi bagi remaja penting, dalam mendukung peningkatan kualitas penduduk, yang akan melahirkan generasi tangguh terhindar dari stunting,”pungkasnya. (adv/rat)