Gandeng Stakeholder, BKKBN Jambi Optimalkan Promosi Kesehatan Anak

Pertemuan Optimalisasi Peran Serta Stakeholder dalam promosi kesehatan bagi anak/Foto : sidakpost.id (Ratna)

Salah satu masalah yang sering terjadi akibat kurangnya edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja yaitu terjadinya penyakit seksual menular, kehamilan di usia muda, hingga aborsi.

“Tanpa kita sadari remaja sekarang sudah banyak melakukan hubungan seksual ini berbahaya. Biasanya ini dampak dari kurangnya edukasi kita terhadap anak remaja, ini sangat berakibat fatal hingga remaja nekat melakukan aborsi yang membahayakan nyawa mereka sendiri,”tambahnya.

Bahkan kata Yuslindar, remaja tulang punggung negara. Untuk itu, pentingnya mengawal remaja menjadi keluarga yang berkualitas. Negara akan maju di dukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca Juga :  Jasa Raharja dan PNM Jambi Serahkan Santunan Ahli Waris Karyawan Mekar
Baca Juga :  BKKBN Bersama Presiden RI Kunjungi Desa dengan Prevalensi Stunting Tertinggi

“Pengetahuan kesehatan reproduksi bagi remaja penting, dalam mendukung peningkatan kualitas penduduk, yang akan melahirkan generasi tangguh terhindar dari stunting,”pungkasnya. (adv/rat)