DPRD Bungo Bergerak Cepat, Ajak Camat Perketat Pengawasan LPG 3 Kilogram

DPRD Bungo Bergerak Cepat, Ajak Camat Perketat Pengawasan LPG 3 Kilogram. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Menyikapi kelangkaan serta tingginya harga gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Bungo, yang dikeluhkan masyarakat.

Akhirnya, DPRD Bungo mengambil langkah cepat dengan mengundang para Camat dan lurah, untuk bersinergi memperkuat pengawasan distribusi LPG di masing-masing wilayah.

Rapat dengar pendapat (RDP) di pimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Bungo, Darwandi, SH, didampingi Ketua DPRD Bungo, Muhammad Adani, SH. M.Kn. serta di hadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kabag Ekonomi, Sekretaris Dinas Perindagkop.

Para Camat se-Kabupaten Bungo, perwakilan lurah, serta Ketua Ormas Gempur dan Ketua LSM Inakor Provinsi Jambi. Rapat digelar di ruang rapat DPRD Bungo pada Rabu (18/2/2026),

Baca Juga :  Jasa Raharja Teken MoU dengan Disdik Jambi Terkait Lalu Lintas 

Dalam forum tersebut, Darwandi menegaskan bahwa pengawasan distribusi harus dimulai dari tingkat paling bawah. Camat, rio, dan lurah disebut memiliki peran strategis karena memahami langsung kondisi masyarakat di wilayahnya.

“ Yang memiliki wilayah adalah camat, rio, dan lurah. Mari kita bersinergi dalam pengawasan pendistribusian gas elpiji subsidi agar tepat sasaran, tidak terjadi penimbunan maupun permainan harga,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Bungo H Mashuri Buka Rapat Forum Perangkat Daerah

Darwandi menekankan bahwa elpiji 3 kilogram merupakan barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Karena itu, pengawasan harus diperketat agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.

Sebagai solusi jangka pendek, ia menyebut operasi pasar yang dilakukan agen langsung ke masyarakat cukup efektif meredam gejolak harga dan kelangkaan. Salah satu contohnya di Sungai Mengkuang, di mana distribusi melalui operasi pasar dinilai mampu menjawab kebutuhan warga.