Bang Jeck

Doku Selamatkan Man City di Detik Akhir, Guardiola Akui Timnya Sempat Kehilangan Kendali

Gol Sundulan Erling Haaland yang Bersarang ke Gawang Everton, Bawa Manchester City Bangkit di Laga Dramatis. Foto: Getty Images/Lee Parker

SIDAKPOST.ID, MARSEYSIDE – Duel panas Liga Inggris antara Everton vs Manchester City berakhir dramatis pada Selasa (5/5/2026) dini hari. Laga yang berlangsung sengit itu tuntas dengan skor 3-3, setelah aksi penyelamat dari Jérémy Doku di detik-detik akhir.

Dilansir dari evertonfc.com, Manchester City sejatinya sempat berada di atas angin usai Doku membuka keunggulan menjelang turun minum. Namun, pertandingan berubah liar di babak kedua ketika Everton bangkit dan membalikkan keadaan lewat tiga gol cepat, termasuk dua gol dari Thierno Barry serta satu tambahan dari Jake O’Brien.

Situasi tersebut membuat The Citizens berada di ujung kekalahan dengan skor 1-3 hingga menit akhir. Tekanan besar pun menghantui pasukan Pep Guardiola dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini.

Baca Juga :  Venezia Tahan Imbang Verona 1-1 dalam Laga Serie A

Namun, harapan belum benar-benar padam. Erling Haaland memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83 sebelum Jérémy Doku tampil sebagai pahlawan. Winger asal Belgia itu mencetak gol spektakuler di masa injury time untuk memaksakan skor menjadi 3-3.

Usai laga, Guardiola mengakui timnya sempat kehilangan kontrol permainan. “Kami tidak cukup solid, terutama di babak kedua. Kami memberi mereka terlalu banyak ruang dan dihukum. Tapi karakter tim untuk bangkit di akhir laga luar biasa,” ujar Guardiola.

Baca Juga :  Real Madrid Tundukkan Sevilla 2-0 di Laga Tandang Terakhir La Liga 2024/2025

Hasil ini menjadi pukulan bagi Manchester City. Tambahan satu poin membuat mereka kehilangan momentum dalam perburuan gelar dan kini tertinggal dari pemuncak klasemen.

Sementara itu, bagi Everton, hasil imbang ini terasa seperti kemenangan yang lepas di depan mata. Mereka sempat unggul dua gol sebelum akhirnya gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Laga ini sekaligus menegaskan kerasnya persaingan Liga Inggris musim ini—di mana satu momen kecil bisa mengubah segalanya dalam hitungan detik. (Sum)