Diskominfo Bungo Rakor Progres Satu Data dan Revisi Penginputan e-Walidata SIPD RI Tahun 2025

Diskominfo Bungo Rakor Progres Satu Data dan Revisi Penginputan e-Walidata SIPD RI Tahun 2025. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian menggelar Rakor Progres Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Bungo Tahun 2026 sekaligus Revisi Penginputan e-Walidata SIPD RI Tahun 2025. Kamis (30/4).

​Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aula Cempaka Bappeda Bungo, bentuk komitmen dalam mewujudkan tata kelola data yang akurat dan terintegrasi.

​Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bungo, Taufik Hidayat, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bungo, Bappeda, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bungo.

Baca Juga :  Bupati Adirozal Membuka Lomba dan Pameran Burung Berkicau

​Taufik Hidayat, dalam sambutannya, menekankan bahwa validitas data merupakan fondasi utama dalam pengambilan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Beliau menyoroti dua agenda besar dalam pertemuan tersebut:

Dikatakan taufik, ​Akselerasi SDI 2026, mengubah setiap OPD memahami peran mereka dalam menyediakan data sektoral yang memenuhi standar data, memiliki metadata, dan memenuhi kaidah interoperabilitas.

Lebih lanjut, ​Perbaikan e-Walidata SIPD RI 2025, melakukan observasi ulang dan perbaikan terhadap input data pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI untuk memastikan kesesuaian data daerah dengan target nasional.

Baca Juga :  Tinjau Kesiapan PSU, Sekda Alpian Himbau Warga Ke TPS Tetap Patuhi Prokes Covid-19

​“ Data adalah jenis kekayaan baru. Melalui forum ini, kami ingin memastikan bahwa Kabupaten Bungo tidak hanya sekadar mengumpulkan angka, tetapi menyediakan data yang berkualitas, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan melalui satu pintu,”ujar Taufik.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh OPD dapat segera merampungkan revisi penginputan pada aplikasi SIPD RI sehingga pelaporan kinerja daerah tetap berjalan tepat waktu dan transparan. (jul)