Bungo  

Dibuka Bupati, Musda IX LAM Jambi Kabupaten Bungo Tetapkan Tobroni Yusuf Ketua Terpilih

Musda ke IX LAM Jambi Kabupaten Bungo. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Kabupaten Bungo menggelar musyawarah daerah tahun 2026. Kegiatan ini secara resmi di buka Bupati Bungo H. Dedy Putra, Selasa (13/1).

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi/mewakili, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag, Asisten, Kepala OPD, Para Camat serta seluruh pengurus LAM Kecamatan.

Musyawarah daerah (Musda) ke IX ini, sekaligus memilih Ketua LAM Jambi Kabupaten Bungo yang baru untuk periode 2026-2031.

Dalam pemilihan yang melibatkan seluruh pengurus LAM Kecamatan tersebut, akhirnya terpilih Ketua yang baru yakni H. Tobroni Yusuf, menggantikan H. Hasan ketua LAM terdahulu.

Baca Juga :  Pengemudi Merasa Senang, Solar Kini Tersedia Hingga Malam Hari

Usai terpilih secara formatur, Tobroni Yusuf, mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada dirinya.

Tobroni menegaskan, akan menjalankan amanah dengan menjunjung tinggi nilai adat, musyawarah, serta kebersamaan, dan melanjutkan rencana kerja dari pendahulu.

” Insyallah dengan kepercayaan yang diberikan, dalam waktu sesingkat-singkatnya pembentukan kepengurusan nanti, akan melibatkan personil yang berkompeten di bidangnya. Mohon dukungannya sehingga apa yang diharapkan berjalan sesuai harapan,”Ujar Tobroni.

Baca Juga :  Lewat Program TNI Manunggal KB, Kodim 0416/Bute Tekan Pertumbuhan Penduduk

Lebih lanjut, di tengah perkembangan zaman terus menerus mempengaruhi adat istiadat dan nilai sosial, keberadaan LAM sangat dibutuhkan.

” Disinilah Lembaga Adat memiliki posisi sentral dalam penguatan peranannya, dalam pelestarian dan pengembangan adat istiadat di tengah masyarakat masih perlu ditingkatkan,”Ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Bungo Dedy Putra, menyampaikan apresiasi kepada LAM Jambi Kabupaten Bungo yang selama ini turut menjaga kelestarian nilai-nilai adat serta mendukung pembangunan daerah.