Tak hanya itu, Bupati juga menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan masjid di lingkungan ponpes dengan memberikan bantuan awal sebesar Rp10 juta.
“Soal pembangunan masjid, ponpes dan masyarakat harus kompak. Untuk tanda jadi saya titipkan Rp10 juta,” katanya.
Sementara terkait kebutuhan air bersih melalui program sumur bor, Pemkab Bungo disebut akan segera berkoordinasi dengan Kodim 0416/Bute agar bantuan tersebut dapat direalisasikan untuk Ponpes DHA.
Bupati juga menyarankan pihak yayasan ponpes untuk berkoordinasi dengan Wakil Bupati Ustadz Tri Wahyu Hidayat terkait kemungkinan menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna membantu meringankan beban wali santri.
Sebelumnya, tokoh ulama asal Bangun Jayo Batang Bungo sekaligus mantan pejabat Kementerian Agama Kabupaten Bungo, Dr. H. Abd. Rahman, S.Ag., M.Pd.I., yang hadir mewakili Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi, turut menyampaikan dukungannya terhadap perkembangan Ponpes DHA.
Ia meminta pimpinan ponpes tidak terlalu khawatir terkait persoalan jalan maupun lahan karena telah mendapat perhatian langsung dari kepala daerah.
“Kalau rajo sudah datang, insya Allah selesai. Jadi jangan terlalu dipikirkan lagi. Jalan dan lahan biar pak bupati yang memikirkan,” ujarnya disambut riuh hadirin.
Usai acara, Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan langsung meninjau kondisi jalan lingkungan yang rusak serta lahan kosong di samping ponpes.
Peninjauan itu turut didampingi mantan pejabat Kemenag Bungo Dr. H. Abd. Rahman, Kepala Kemenag Bungo H. Herman, pimpinan Ponpes DHA Ustadz Asnadi, Ketua Yayasan H.M. Rifai’i, unsur kecamatan, serta tokoh masyarakat.








