SIDAKPOST.ID, BUNGO – Lapak “Gorengan Lingkar” milik Mas Adi yang berada di simpang empat bundaran Jalan Bandara, Kabupaten Bungo, ramai diserbu pembeli setiap hari. Usaha yang dijalankannya bersama sang istri ini mampu menghabiskan hingga 20 kilogram tepung dalam sehari.
Mas Adi mengatakan, dirinya mulai berjualan sejak usai subuh hingga dagangannya habis. Waktu berjualan pun tidak menentu, tergantung seberapa cepat gorengan terjual.
“Jualan dari subuh sampai habis, pokoknya nggak tentu. Sehari bisa habis 20 kilo tepung,” ujarnya saat ditemui di lapaknya.
Dari penjualan tersebut, ia mengaku mampu meraih omzet sekitar Rp2 juta per hari. Lokasi strategis di kawasan bundaran serta gorengan yang selalu hangat menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan.
Salah seorang pelanggan yang merupakan sopir truk mengaku kerap singgah untuk membeli gorengan di tempat tersebut, terutama pada pagi hari.
“Enak pagi-pagi, Mas, masih hangat gorengannya. Saya sering mampir,” katanya.
Keberadaan “Gorengan Lingkar” kini menjadi salah satu pilihan favorit warga maupun pengendara yang melintas di kawasan Jalan Bandara Bungo untuk sarapan maupun sekadar camilan. (Sum)







