Ketua Dekranasda Bungo, Umumkan Tanduk Ruso Motif Batik Khas Bungo

Kemudian terkait dengan Rakerda, Hj Vera berharap ada masukan dari para pengrajin dan pengurus untuk kemajuan dekranasda. Dia berharap ada inovasi yang ditelurkan dari pertemuan itu. Dia menyebut, majunya Dekranasda berarti majunya perekonomian pengrajin dan daerah. Selain itu, dia meminta agar para pengrajin satu dan lain bisa berbagi ilmu dan saling mengisi.

“Ya saya harap, jangan ada yang pintar sendiri. Kita ajak yang lain agar bersama-sama berkembang. Berkolaborasi antara pengrajin satu dengan yang lain. Saling mengisi. Alhamdulilah kita sudah punya rumah Dekranaada dan itu bisa menampung semua kerajinan di Bungo. Dengan catatan, harga harus sama atara di Dekranasda dan di pengrajin. Kemudian kualitas harus dijaga,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Dekranasda Bungo, H Deddy Irawan di kesepmatan itu mengatakan, adalah tugas bersama agar peningkatan ekonomi masyarajat, khususnya para pengrajin bisa terwujud sehingga akan ada multiplayer efek. Dia menekankan, agar arahan Hj Verawaty menjadi perhatian bersama.

Baca Juga :  Wakapolres Bungo Pimpin Sertijab Perwiara

“Hari ini kita bicara evaluasi kegiatan 2017 dan program di tahun 2018. Perlu adanya sinergi dari berbagai pihak, baik di tingkat dinas maupun di antara pengurus,” ucapnya.

Baca Juga :  Warga Bangun Seranten Tebo Senang Dikunjungi Al Haris

Dia juga bicara soal semangat Bupati Bungo H Mashuri untuk peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bungo. Bahkan sebutnya, H Mashuri sudah sering  mendatangi dan mendengar keluhan masyarakat pengrajin terlebih dulu daripada dinasnya.

“Bahkan Pak bupati sudah sering mendatangi, tapi kami malah belakangam. Ini jadi perhatian dan catatan bagi kami untuk lebih baik lagi,” tutur H Deddy.