SIDAKPOST.ID, BUNGO – Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer karena kerap tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal. Selain pengobatan dari dokter, tekanan darah juga dapat dikendalikan melalui perubahan gaya hidup dan pemanfaatan bahan-bahan alami yang telah lama digunakan masyarakat.
Perlu diketahui, cara tradisional bukanlah pengganti obat dokter, terutama bagi penderita hipertensi yang sudah memerlukan terapi medis. Namun, jika dilakukan secara konsisten, berbagai cara alami berikut dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
1. Kurangi Konsumsi Garam
Mengurangi asupan garam merupakan langkah paling efektif untuk membantu menurunkan tekanan darah. Batas konsumsi garam yang dianjurkan sekitar satu sendok teh atau setara 5 gram per hari. Hindari makanan instan, makanan kaleng, kerupuk, serta camilan yang tinggi natrium.
2. Rutin Mengonsumsi Seledri
Seledri telah lama dikenal sebagai tanaman herbal yang dipercaya membantu menjaga tekanan darah. Kandungan kalium dan antioksidan di dalamnya dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.
Seledri dapat dikonsumsi sebagai lalapan, jus, atau direbus menjadi air herbal.
3. Perbanyak Bawang Putih
Bawang putih mengandung allicin, senyawa alami yang dipercaya membantu melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
Konsumsi bawang putih segar dalam jumlah wajar atau tambahkan ke dalam masakan sehari-hari.
4. Perbanyak Buah dan Sayuran
Buah seperti pisang, alpukat, semangka, jeruk, dan sayuran hijau kaya kalium yang membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh. Pola makan tinggi buah dan sayuran terbukti mendukung penurunan tekanan darah.








