SIDAKPOST.ID, BUNGO — BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Muara Bungo bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo menggelar kegiatan sosialisasi program kepada Sarana Pelayanan Kefarmasian, Kamis (16/4/2026).
Sosialisasi tersebut diikuti oleh para pemilik dan tenaga kerja di sektor kefarmasian yang memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan mendorong Pemilik Sarana Apotek (PSA), klinik, Puskesmas, Rumah Sakit, serta tenaga kefarmasian untuk menjadi peserta aktif dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan memberikan pemahaman mengenai manfaat perlindungan bagi pekerja, khususnya yang memiliki potensi risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaan sehari-hari.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Muara Bungo, Ahmad Bisyri, menekankan, bahwa pekerja di sektor kefarmasian juga perlu mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“ Seluruh pekerja, termasuk yang berada di Sarana Pelayanan Kefarmasian seperti apotek dan toko obat, memiliki risiko kerja yang perlu dilindungi. Kami mendorong agar seluruh pelaku usaha dan tenaga kerja di sektor ini segera menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Ahmad Bisyri.
Bisyri menjelaskan, melalui program BPJS Ketenagakerjaan, peserta akan mendapatkan manfaat seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), serta Jaminan Pensiun (JP). Perlindungan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Dalam sosialisasi ini juga disampaikan kemudahan proses pendaftaran serta mekanisme layanan yang dapat diakses oleh peserta. Diskusi interaktif turut menjadi bagian dari kegiatan, sehingga peserta dapat menyampaikan pertanyaan dan kendala yang dihadapi.







