Berdasarkan hasil pendataan, keluarga tahun 2021 menunjukkan partisipasi pria dalam kesertaan KB, tidak mengalami peningkatan yaitu Vasektomi (mop) 0.11 persen dan kondom 1.60 persen.
“Dari data tersebut dapat di ketahui pencapaian vasektomi tidak mengalami peningkatan, banyak faktor yang mempengaruhi salah satunya yaitu rendahnya capaian KB pria,” tambahnya.
Melalui pertemuan ini, Munawar mengatakan agar Kabupaten/Kota dapat melaksanakan pelayanan KB pria (mop), secara mandiri dan juga memperluas akses dan kualitas pelayanan KB sampai ke wilayah-wilayah khususnya.
“Kami juga menghimbau, Kabupaten/ Kota, dalam memanfaatkan BOKB dana penggerakan pelayanan KB,MKJP khususnya medis operasi pria (mop), serta Fasilitasi pengadaan klinik vasektomi tanpa pisau (VTP) untuk mendukung pelayanan KB MOP di Kabupaten/Kota,” tutupnya. (rsa)







