SIDAKPOST.ID, TEBO – Komisi III DPRD Kabupaten Tebo menegaskan komitmennya mengawal pembangunan infrastruktur jalan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah percepatan peningkatan ruas Jalan Padang Lamo melalui Program Instruksi Jalan Daerah (IJD) yang didanai APBN.
Setelah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Jambi, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Kementerian Pekerjaan Umum, hingga Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Jambi, Komisi III kembali melakukan audiensi dengan Bappeda Provinsi Jambi, Kamis (2/7/2026), guna memastikan realisasi program tersebut.
Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Tebo, Dimas Cahya Kusuma, diterima Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Jambi, Syamsul Bahri, bersama jajaran.
Dalam pertemuan itu, Anggota Komisi III DPRD Tebo dari Fraksi Golkar, H. Ngatiran, meminta agar alokasi anggaran sekitar Rp70 miliar yang telah diusulkan untuk pembangunan Jalan Padang Lamo tidak dikurangi.
Menurutnya, kondisi ruas jalan sepanjang sekitar 100 kilometer tersebut sudah mengalami kerusakan berat sehingga membutuhkan penanganan maksimal.
“Kami berharap anggaran ini tidak dikurangi. Kalau memungkinkan justru ditambah agar penanganan Jalan Padang Lamo bisa lebih optimal,” kata H. Ngatiran.
Ia juga meminta Bappeda Provinsi Jambi terus mengawal usulan tersebut hingga ke BPJN Jambi dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana.
Selain Jalan Padang Lamo, H. Ngatiran berharap ruas Simpang Betung–Pintas dan Simpang Lopon–Somel juga menjadi prioritas usulan Pemerintah Provinsi Jambi kepada pemerintah pusat.








