500 Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Lolos Program BSI Talent 2026

Peluncuran Program BSI Talent KIP Kuliah 2026 di Grha Kemdiktisaintek, Jakarta. Foto: Dok. KIP KULIAH

SIDAKPOST.ID, JAKARTA – Sebanyak 500 mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah resmi terpilih sebagai penerima manfaat Program BSI Talent 2026. Mereka berhasil lolos setelah melalui proses seleksi ketat dari lebih dari 1.000 pendaftar yang berasal dari 172 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Program BSI Talent KIP Kuliah 2026 secara resmi diluncurkan dalam acara Kick Off yang digelar di Grha Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Selain bantuan pendidikan, peserta juga akan mendapatkan pembinaan dan pengembangan kompetensi untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan studi.

Baca Juga :  SDN 194 Wirotho Agung Peringati Isra' Mi'raj 1446 Hijriyah Berlangsung Meriah

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan bahwa program tersebut dirancang tidak hanya untuk membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan yang dibutuhkan di dunia profesional.

Menurutnya, pembinaan yang diberikan akan difokuskan kepada mahasiswa tingkat akhir agar memiliki kesiapan karier yang lebih baik, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta mampu memperbaiki taraf hidup setelah lulus dari perguruan tinggi.

Peluncuran program ini turut dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas komitmen BSI yang terus mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia melalui berbagai program pemberdayaan mahasiswa.

Baca Juga :  Dandim 0503/JB, Jadi Irup Upacara Perkemahan SMAK 1 BPK Penabur

Program BSI Talent KIP Kuliah 2026 diharapkan dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Harapannya, setelah akses pendidikan terbuka, tantangannya adalah bagaimana adik-adik mahasiswa bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik, siap masuk lingkungan kerja, dan akhirnya mampu hidup mandiri,” ujar Anggoro Eko Cahyo, Kamis (11/6/2026). (Sum)