11 Santri Ponpes Darul Ulum Mekar Kencana Raih Beasiswa BAZNAS RI 2025

11 Santri Ponpes Darul Ullum Mekar Kencana yang meraih Program Beasiswa Baznas RI 2025. Foto : Amir

SIDAKPOST.ID, TEBO – Kabar membanggakan datang dari Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Mekar Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo.

Sebanyak 11 santri terbaik kelas XII Madrasah Aliyah (MA) berhasil lolos dan menerima Program Beasiswa Santri BAZNAS RI Tahun 2025.

Program tersebut merupakan salah satu upaya BAZNAS RI dalam mendukung para santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Melalui beasiswa ini, para penerima memperoleh berbagai fasilitas penunjang, mulai dari bimbingan belajar intensif untuk persiapan masuk perguruan tinggi hingga dukungan kebutuhan akademik lainnya.

Baca Juga :  Tak Punya Kandang 20 Ekor Sapi Dana Aspirasi DPR RI Terlantar

Selain itu, para santri juga mendapatkan bantuan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi, biaya akomodasi, atribut pembelajaran, serta buku-buku bimbingan belajar yang mendukung proses persiapan mereka.

Kepala Madrasah Aliyah Darul Ulum, Sodiq, mengapresiasi pencapaian para santri yang berhasil meraih beasiswa tersebut.

“Semoga para santri semakin semangat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Prestasi ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi santri kelas X dan XI agar lebih giat belajar dan terus berprestasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Strategi Belajar Mandiri untuk Anak Baru SMA

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, Kyai Muhajir, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas keberhasilan yang diraih para santri.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa santri mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik di bidang akademik maupun keagamaan.

“Alhamdulillah, pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri. Kami berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sehingga mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” katanya.