Tebo  

Saat Polisi Datang, PETI Teluk Langkap Mendadak Hilang Kades Janji Amankan Wilayahnya

Kades Teluk langkap siap bertanggung jawab apabila aktivitas PETI di wilayahnya kembali beroperasi. Foto: Lalu

SIDAKPOST.ID, TEBO – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang selama ini menjadi sorotan publik di Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, akhirnya mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum (APH).

Polres Tebo bersama unsur TNI dan Pemerintah Kabupaten Tebo menggelar razia gabungan ke sejumlah titik yang sebelumnya diduga menjadi lokasi aktivitas PETI, Rabu (3/6/2026).

Operasi tersebut dilakukan menyusul maraknya laporan masyarakat serta viralnya pemberitaan mengenai ratusan unit PETI yang disebut-sebut beroperasi di wilayah Desa Teluk Langkap.

Baca Juga :  Front Pembela Islam dan Pemuda Pasar Sarinah, Gelar Tabligh Akbar

Namun, saat tim gabungan turun langsung ke lapangan, tidak ditemukan aktivitas PETI yang sedang beroperasi. Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.

Sejumlah pihak menduga para pelaku telah lebih dahulu menghentikan aktivitasnya, sementara sebagian lainnya menilai informasi razia kemungkinan telah bocor sehingga lokasi PETI mendadak kosong.

Di tengah pelaksanaan razia, Kepala Desa Teluk Langkap, Sukandi, menyampaikan apresiasi kepada Polres Tebo, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Tebo yang telah turun langsung menindaklanjuti persoalan PETI yang selama ini menjadi perhatian publik.

Baca Juga :  Pasar Beduk Tidak Diizinkan, Warga Nekad Jualan di Depan Kantor Pos Rimbo Bujang

“Dengan adanya razia gabungan ini dan viralnya nama Desa Teluk Langkap akibat aktivitas PETI, kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Tebo, TNI, dan Pemkab Tebo. Ke depan kami akan berupaya mengamankan desa dari aktivitas PETI,” ujar Sukandi kepada wartawan.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari masyarakat, termasuk warganet yang selama ini mengikuti perkembangan persoalan PETI di Teluk Langkap.