SIDAKPOST.ID, JAKARTA – Harga emas batangan produksi Logam Mulia Antam kembali menunjukkan tren penguatan pada perdagangan Sabtu, 9 Mei 2026. Berdasarkan tampilan resmi laman Logam Mulia, harga emas ukuran 1 gram tercatat berada di level Rp2.839.000, sementara harga setelah pajak PPh 0,25 persen mencapai Rp2.846.098.
Kenaikan harga ini mempertegas posisi emas sebagai instrumen investasi yang masih menjadi pilihan utama masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Tidak hanya investor besar, kalangan investor ritel pun mulai aktif memburu emas fisik sebagai aset lindung nilai atau safe haven.
Dalam daftar harga yang ditampilkan, emas ukuran 0,5 gram dijual Rp1.469.500, sedangkan ukuran 5 gram menyentuh Rp13.970.000. Untuk pecahan besar, emas 100 gram dipatok Rp278.112.000 dan ukuran 1 kilogram mencapai Rp2.779.600.000.
Tren Kenaikan Dipicu Sentimen Global
Pengamat pasar komoditas menilai kenaikan harga emas saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, mulai dari ketidakstabilan geopolitik, pelemahan sejumlah mata uang global, hingga meningkatnya permintaan investor terhadap aset aman.
Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat juga menjadi pemicu utama pergerakan harga emas dunia. Ketika suku bunga diperkirakan melandai, investor cenderung mengalihkan aset ke instrumen seperti emas.
“Emas masih dianggap instrumen paling aman saat pasar keuangan berfluktuasi. Kenaikan harga saat ini menunjukkan tingkat kepercayaan investor terhadap emas masih sangat tinggi,” ujar seorang analis pasar modal kepada Sidakpost.id.
Investor Ritel Mulai Agresif
Fenomena menarik terlihat dari meningkatnya transaksi pembelian emas melalui platform digital maupun gerai resmi Logam Mulia. Dalam tampilan promosi pada laman tersebut, Antam juga menampilkan layanan transaksi digital yang memungkinkan masyarakat membeli emas bahkan di akhir pekan.






