Wakil Ketua DPR RI Minta Polri Tuntaskan Kasus Perampokan Pekanbaru Sampai Semua Pelaku Dihukum

Sari Yuliati saat menyampaikan pernyataan terkait kasus perampokan disertai kekerasan terhadap seorang lansia di Pekanbaru. Foto: Sari

SIDAKPOST.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa seorang lansia berinisial J (60) yang tewas akibat tindak perampokan dan kekerasan di kediamannya, Jalan Tani, Pekanbaru, Riau, pada Selasa (29/4/2026) kemarin.

Sari Yuliati mengutuk keras tindakan brutal tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terekam kamera CCTV yang menunjukkan keterlibatan empat orang pelaku.

“Melakukan tindak kekerasan terhadap lansia adalah tindakan yang tidak manusiawi dan harus ditindak tegas tanpa kompromi,” ujar Sari Yuliati dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga :  Toke Sawit Ditembak Perampok, Uang Rp 500 Juta Raib

Desakan kepada Kepolisian
Sari menegaskan dukungannya terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk segera mengungkap kasus ini. Ia mendesak jajaran Polresta Pekanbaru dan Polda Riau melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku yang terekam dalam rekaman CCTV tersebut.

“Saya meminta pihak kepolisian untuk bekerja sigap dalam melakukan penyelidikan. Bukti visual dari CCTV sudah sangat jelas. Saya mendesak agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku agar keadilan bagi korban dan keluarga dapat terpenuhi,” tegasnya.

Baca Juga :  Satu Pelaku Perampokan Terkena Timah Panas Berhasil Dirinkus

Imbauan kepada Masyarakat
Lebih lanjut, Sari Yuliati mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam melaporkan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar kepada pihak berwajib. Ia juga mendorong aparat keamanan setempat meningkatkan intensitas patroli guna memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Sebagai mitra kerja Polri di Komisi III, saya akan terus memantau dan mengawal perkembangan kasus ini. Kami pastikan proses hukum berjalan transparan hingga pelaku menerima ganjaran yang setimpal atas perbuatannya,” tutupnya. (Sri)