Tebo  

Dosen UI Tebo Siap Jadi, Agen Perubahan Literasi Keuangan di Jambi

Suasana Penutupan kegiatan Training of Trainers duta literasi keuangan, yang di selenggarakan oleh Otoritas jasa keuangan Provinsi Jambi. Foto: Lalu

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Penutupan kegiatan Training of Trainers (ToT) duta literasi keuangan yang di selenggarakan oleh Otoritas jasa keuangan (OJK) Provinsi Jambi, menjadi momentum penting lahirnya agen-agen perubahan di bidang literasi keuangan. Selama tiga hari pelaksanaan para peserta dibekali tidak hanya pengetahuan teoritis tetapi juga semangat untuk membawa perubahan nyata ditengah masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung di kantor OJK Provinsi Jambi serta sejumlah lembaga keuangan strategis di kota Jambi, seperti gedung bank rakyat Indonesia, kantor pegadaian Jambi, kantor bursa efek Indonesia cabang Jambi, serta kantor perwakilan bank Indonesia di Jambi. Dari universitas Islam Tebo dua dosen ikut ambil bagian sebagai representasi komitmen kampus dalam meningkatkan literasi keuangan yakni Rizki Hariandi dan Astuti Prihatiningsih.

Rizki Hariandi saat di konfirmasi media ini menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya penguatan literasi keuangan di tengah masyarakat

Baca Juga :  Sat Binmas Polres Tebo, Anggota Linmas Harus Preemtif & Preventif

Menurut Rizki perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menanamkan pemahaman keuangan kepada mahasiswa agar mampu mengelola keuangan secara bijak sejak dini.

Baca Juga :  Tarmizi Calon Kades Petahana, Ingin Meneruskan Pembangunan Desa

” Melalui kegiatan ini kami mendapatkan pengalaman berharga yang nantinya akan diimplementasikan di lingkungan kampus maupun masyarakat, literasi keuangan bukan hanya soal menabung tetapi bagaimana masyarakat mampu mengambil keputusan finansial yang tepat, ” kata Rizki Hariandi, pada Kamis (30/04)2026).

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Tebo Dr Nurhuda memberikan apresiasi atas keikutsertaan dosen dalam program tersebut, dirinya menegaskan bahwa kampus terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.