Banten  

Asosiasi Masyarakat Sadar Konservasi Energi Indonesia Tunjuk Dr. Agus Ismail sebagai Ketua Harian

Ketua Umum Asosiasi Masyarakat Sadar Konservasi Energi Indonesia, Safria Sahlan, menyerahkan Surat Keputusan (SK) penunjukan Ketua Harian kepada Agus Ismail di kantor PT GENI, Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Foto: Sari

SIDAKPOST.ID, TANGERANG SELATANAsosiasi Masyarakat Sadar Konservasi Energi Indonesia resmi menunjuk Dr. Agus Ismail, S.Si., M.Eng. sebagai Ketua Harian. Penunjukan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang berlangsung di kantor PT GENI, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (11/3/2026).

SK penunjukan diserahkan langsung oleh Ketua Umum Asosiasi Masyarakat Sadar Konservasi Energi Indonesia, Safria Sahlan, ST., MT.

Dalam kesempatan tersebut, Safria menyampaikan bahwa penguatan struktur organisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan peran masyarakat dalam mendukung upaya konservasi energi nasional.

Kami ingin mendorong peningkatan kesadaran masyarakat bahwa konservasi energi bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga tentang menjaga keberlanjutan lingkungan. Peran masyarakat sangat penting dalam mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih,ujar Safria.

Safria sendiri dikenal sebagai profesional komunikasi di sektor energi yang memiliki keahlian di bidang Safety, Health, and Environment (SHE) dengan fokus pada penguatan isu lingkungan dalam sektor energi dan industri.

Baca Juga :  Menaker: Pelatihan Vokasi Kunci Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja

Selama ini, ia aktif mendorong pendekatan komunikasi strategis yang menempatkan kesadaran lingkungan, konservasi energi, serta praktik energi berkelanjutan sebagai bagian penting dalam proses pengambilan keputusan di sektor energi.

Keahlian Safria di bidang komunikasi energi dan SHE mencakup sejumlah aspek, antara lain strategi komunikasi lingkungan dan keberlanjutan, penguatan kesadaran konservasi energi di masyarakat, komunikasi risiko dan keselamatan sektor energi, advokasi pemanfaatan energi terbarukan, serta penguatan kolaborasi antara industri, masyarakat, dan para pemangku kepentingan dalam isu lingkungan.

Selain itu, Safria juga aktif mendorong integrasi prinsip sustainability dan environmental responsibility dalam praktik industri energi, termasuk melalui pengembangan berbagai program edukasi publik terkait konservasi energi.

Sementara itu, Agus Ismail dikenal sebagai profesional di bidang energi terbarukan dan konservasi energi dengan pengalaman dalam pengembangan teknologi energi serta implementasi efisiensi energi.

Baca Juga :  Jasa Raharja dan PERSI Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Korban Kecelakaan di Kongres PERSI XXI 2025

Secara akademik, Agus merupakan lulusan Program Doktor (S3) Teknik Kimia dari Universitas Indonesia. Ia juga meraih gelar Magister di bidang Clean Energy and Chemical Engineering dari **Korea University of Science and Technology (UST), Korea Selatan.

Dengan latar belakang akademik dan pengalaman profesional tersebut, kepemimpinan Agus diharapkan mampu memperkuat berbagai program strategis asosiasi, khususnya dalam mendorong pengembangan energi terbarukan, efisiensi energi, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi energi.

Melalui kolaborasi antara kepemimpinan organisasi dan berbagai pemangku kepentingan, Asosiasi Masyarakat Sadar Konservasi Energi Indonesia menargetkan dapat berkontribusi lebih luas dalam mendukung agenda nasional terkait transisi energi, keberlanjutan lingkungan, serta pemanfaatan energi yang lebih efisien di Indonesia. (Sri)